Presiden Indonesia

Dasa Darma Narendra Presiden Indonesia

Presiden Indonesia Harus Melaksanakan Dasa Darma Narendra – Siapapun presiden Indonesia jika ingin membawa Rakyat Indonesia menjadi makmur, “Gemah ripah Loh Jinawi” maka dia harus melaksanakan Dasa Darma Narendra.

Pemimpin yang pantas dipuja oleh seluruh rakyatnya, adalah pemimpin yang memiliki sepuluh kebajikan luhur dan sering disebut Dasa Darma Narendra.

 

Sepuluh kebajikan luhur itu dapat dapat dijelaskan sebagai berikut :

Kebajikan Pertama: Paricaga

Paricaga secara harafiah berarti “Rela berkorban”, pemimpin harus rela berkorban demi mendahulukan kepentingan bangsanya. Pemimpin yang enggan berkorban dan lebih mementingkan keluarga dan teman-teman dekatnya untuk mengambil keuntungan akan dikritik dan ditinggalkan rakyatnya.

Kebajikan Kedua: Ajava

Ajava adalah berhati tulus, pemimpin harus bertindak dan bekerja dengan hati tulus dan tidak dibuat-buat atau pencitraan yang bertujuan untuk menarik simpati rakyatnya. Program-program kerja yang dilakukan harus benar-benar dilakukan untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyatnya.

Kebajikan Ketiga: Dana

Dana atau gemar berdana / beramal, pemimpin yang pantas dipuja haruslah yang memiliki kemurahan hati dan beramal demi orang banyak. Ingat Kemurahan Hati dan Beramal ini tidak berarti pemimpin harus seorang yang kaya.

Kebajikan Keempat: Tapa

Tapa yang dimaksud disini adalah “Hidup bersahaja dan sederhana”. Pemimpin dan keluarganya harus memberikan contoh hidup sederhana, tidak perlu memiliki puluhan ribu hektar tanah atau rumah mewah untuk ditinggali. Rakyat akan mencontoh cara hidupn pemimpinnya yang sederhana, sehingga walaupun seandainya Negara dilanda krisis ekonomi dan politik, rakyat akan bisa menerimanya jikamelihat cara hidup pemimpinnya yang sederhana.
Tetapi jiika pemimpin mempunya gaya hidup yang suka kemewahan, ha mbok modyar sebelum krisis menerpa Negara, mereka pasti sudah melakukan usaha untuk mengganti pemimpinnya, mulai dari yang ringan seperti “Ngrasani” sampai memberontak.

Kebajikan Kelima: Susila

Susila adalah memiliki moralitas yang baik, pemimpin harus menunjukkan kesusilaan yang terjaga dan terhormat, pemimpin dengan moral buruk akan membuat dia terpuruk karena dilecehkan oleh rakyatnya.

Kebajikan Keenam: Madava

Madava berarti berperilaku ramah, dengan berperilaku ramah seorang pemimpin akan mendapatkan respek dari rakyatnya, jadi ingat bukan malah sebaliknya rakyat dipaksa untuk berperilaku ramah sementara pemimpin sak geleme.

Kebajikan Ketujuh: Akodha

Akodha adalah tidak gampang marah dan dendam, jika seorang pemimpin tidak gampang marah dan dendam, maka pemerintahannya akan berjalan damai dan lancer. Akodha bukan berarti lembek, pemimpin tetap harus tegas.

Kebajikan Kedelapan: Khanti

Khanti berarti memiliki kesabaran, pemimpin yang tidak memiliki kesabaran bias dipastikan tidak akan bertahan lama, ketika tuntutan rakyatnya belum bisa dipenuhi maka pemimpin yang tidak sabar akan tergesa-gesa mengambil keputusan yang berakibat bias merugikan diri sendiri maupun rakyatnya, jadi pemimpin itu tidak boleh hobi merivisi kebijaksanaan atau peraturan.

Kebajikan Kesembilan: Avirodhana

Avirodhana adalah tidak suka mencari permusuhan, perlu diingat bahwa mencari permusuhan adalah hal yang sangat mudah, tetapi melakukan kerjasama, perdamaian baik dengan rakyat maupun Negara tetangga bukanlah hal yang mudah.

Kebajikan Kesepuluh: Avihimsa

Avihimsa mempunyai makna tidak bersifat kejam, banyak contoh pemimpin yang mempunyai sifat kejam akan jatuh dan pada akhirnya dibenci oleh rakyatnya sendiri.

Masa kejayaan Indonesia akan tiba jika dipimpin oleh seorang pemimpin atau presiden yang memiliki Dasa Darma Narendra. Siapakah orangnya???? Embuh……

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *