Berbagai skema Bisnis Burger

Berbagai Skema Bisnis Burger

Berbagai Skema Bisnis Burger – Dalam menjalankan Bisnis burger, ada beberapa skema yang bias kita lakukan, antara lain:

Menjadi Franchise (Investasi tinggi, Hemat Waktu)

Salah satu cara berbisnis yang dianggap terbaik untuk pemula adalah dengan menjadi Franchise.
Franchise adalah ikut menjalankan bisnis yang sudah lebih dulu berhasil, dengan Franchise resiko kegagalan lebih kecil (walaupun tetap ada).

Keuntungan lain jika kita ikut Franchise adalah tidak repot mengurus rasa burger dan manajemen.
Sarana dan prasarana sudah disiapkan, pemilik Franchise juga telah memiliki pengalaman, sehingga kita bisa belajar.

Baca Bisnis Burger Yuuuk!!

Dengan membeli Franchise, maka ada pihak lain yang mengontrol kita dan memberikan kita pelatihan serta ilmu yang berkaitan.

Franchise disisi lain juga memiliki kekurangan, kita tidak memiliki kebebasan, terikat pada pemilik merek/franchisor, lama dalam mengambil keputusan.
Kekuarangan lainnya adalah kita tidak bisa ber-improvisasi dalam soal rasa dan harus membayar biaya kerjasama.

Ada beberapa hal yang biasanya diterapkan oleh Franchisor:
1. Membayar biaya Franchise selama 5 tahun
2. Wajib membeli paket Franchise
3. Jika ingin menambah outlet, maka harus membayar biaya Franchise
4. Harga penjualan dan menu tambahan harus mengikuti peraturan franchisor
5. Tidak mendapatkan resep pembikinan Burger
6. Mendapat pelatihan/SOP

Jika ingin berbisnis burger dengan menjadi franchise, maka kita harus memeilih perusahaan burger yang sudah berpengalaman dan mempunyai reputasi bagus.

Pelajari dulu dari para pembeli biaya Franchise yang sudah ada dan lama bekerjasama, untuk mengetahui plus minusnya.

Membuat Usaha Burger Sendiri (Investasi sedang, Butuh Banyak Waktu)

Keuntungan usaha burger sendiri adalah bebas melakukan apa saja, tidak terikat dengan pihak lain,bebas berimprovisasi sertta lebih cepat dalam mengambil keputusan.

Kekurangan usaha burger sendiri adalah harus melakukan Trial and Error dalam segala hal, perlu waktu untuk pengembangan produk, rasa, merk, sehingga harus melewati bayak kegagalan dan investasi bisa menjadi mahal.

Usaha burger sendiri juga membuat kita harus menyediakan semua sarana dan prasarana, antara lain:
Peralatan

Kita harus menyediakan sendiri semua peralatan, ,ulai dari penggorengan, kompor gas hingga bungkus burgernya.

Gerai atau Gerobak

Kita harus mempunyai gerai atau gerobak sendiri, gerobak bisa berupa gerobak sepeda atau gerobak motor.
Sedangkan gerai bisa dari gerai statis sampai gerai tenda yang mudah dicopot.

Bahan Baku

Karena usaha sendiri, maka bahan baku kita harus menyediakan sendiri. Beberapa pengusha burger cukup kreatif dengan menciptakan ramuan saus sendiri, sehingga memiliki cita rasa yang khas.

Jika ingin usaha burger sendiri, kita harus melakukan inovasi dan improvisasi, terutama soal rasa.

Kita harus menghitung dengan cermat tentang kebutuhan bahan baku dan biayanya, untuk kemudian menentukan harga jual.

Ingat selalu prinsip dalam berbisnis makanan “Bersih, Murah, Bermutu, mudah penyajiannya dan ramah pelayanannya”.

Pemilihan lokasi juga sangat menentukan dalam hal perolehan pendapatan.

Belajar langsung Dari Orang Berpengalaman (Investasi Rendah dan Hemat Waktu)

Alternatif terbaik bagi pemula yang ingin berbisnis burger adalah belajar dari orang yang telah berhasil dan berpengalaman dalam bisnis burger.

Mereka tentu memiliki segudang pengalaman dan telah terbukti berhasil, hal ini mengurangi resiko yang kita miliki.

Keuntungan lainnya adalah, kita akan tahu secara langsung resep rahasia burger, system usaha burger juga bisa kita pelajari, bisa melakukan inovasi sesusai selera.

Disamping itu kita juga tidak terikat dengan pihak lain, bebas mengubah komposisi dan menentukan harga, lebih cepat mengambil keputusan dan bisa mem-Franchise-kan usaha burger kita.

Kekurangannya adalah, kita harus meluangkan waktu untuk belajar.

Jadi Skema mana yang kalian sukai???

Baca juga Renyahnya Bisnis Gorengan

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *