Penangkapan Teroris di Cikampek Terkait Gerakan Negara Islam Indonesia Aceh

Penangkapan Teroris di Cikampek Terkait Gerakan Negara Islam Indonesia Aceh. Berita terbaru penangkapan dan penembakan dua teroris di Kampung Babakan Jati, Desa Cikampek Timur Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Rabu 12 Mei 2010 oleh tim Densus 88 Anti teror. Dua jenazah teroris itu diidentifikasi sebagai Maulana dan Saptono.
Jenazah Maulana dan Saptono diangkut Ambulan dibungkus kantong mayat putih dipindahkan dari RS Karya Husada Cikampek, Jawa Barat ke RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur sekitar jam 6 sore Rabu, 12 Mei 2010.
Dikabarkan juga lebih dari 5 teroris di Cikampek yang ditembak mati Densus 88. Polisi menduga para tersangka teroris ini terkait gerakan separatis Negara Islam Indonesia (NII). Menurut dia, para tersangka diduga terkait dengan latihan kemiliteran di Aceh
Dalam penangkapan teroris di Cikampek terkait gerakan Negara Islam Indonesia Aceh ini, polisi berhasil mendapat informasi bahwa para tersangka teroris ini sedang merancang aksi teror beberapa pekan mendatang.
Penangkapan Teroris di Cikampek Terkait Gerakan Negara Islam Indonesia Aceh
May 12, 2010 | Under Informasi.
3 Responses to “Penangkapan Teroris di Cikampek Terkait Gerakan Negara Islam Indonesia Aceh”
Comment by Mr.Nunusaku.
Cita-cita sekolompok islam garis keras yang mempunyai hubungannya dengan teroris islam bercita-cita mendirikan; IMIRAN ISLAM DI INDONESIA, seperti uztad Baásyir guru pesanteren di Jawa juga mempunyai cita-cita mendirikan syariat islam dan menukarkan pancasilah dan akan dijadikan negara islam di Indonesia. Seperti peristiwa di Poso dan Maluku mereka berjihad bersama TNI terutama di Maluku untuk mendirikan negara islam di Maluku, ternyata gagal total dalam kerusuhan 1999 di patahkan dengan pattimura muda Maluku.
Salut pada Densus 88 dapat menghancurkan niat jahat mereka, tenyata Tuhan tidak mengijinkan hal itu. Bilah terjadi sudah pasti banjir darah dibumu RI seperti peristiwa pembunuhan PKI zaman mantan Soeharto dan islam turun membantai hampir 3 juta wong Jowo disembelih seperti karena pembalasan islam terhadap PKI.
Dan jika akan terjadi syariat islam Imiran islam di Indonesia, sudah pasti NKRI akan terhapus berantakan seperti petisi di Menado sudah mengatakan Jika pusat Jawa melakukan syariat islam di Indonessia…Menado akan terlepas dari NKRI dan pasti diikuti oleh daerah lain Maluku,Papua dan Kalimantan. Ini analisa politik yang berbicara karena keadaan, kita bisa mengambil langkah untuk mereka yang tidau setujui syariat islam terutama mendirikan negara islam dan tetap membeoh pada penjajahan Arab yang terselubung melalui agama islam.
Oleh sebab itu rakyat harus berhati-hati jika melihat ada satu golongan ayng akan menghancurkan Pncasilah, segera melapor pada Densus 88 pasukan yang menyelamatkan pancasila. Semoga Tuhan yang maha kuasa mau menyertai Densus 88 dalam melaksnakan tugasnya untuk menyelamat bangsa Indonesia dengan Pancasilah.
Kita lihat di Iran negara bersyariat islam sudah banyak yang meninggalkan Iran lari ke Europa dan memohon perlindungan. Lihat Taliban yang melakukan syariat sekarang meraka perperang melawan Taliban.
Karena syariat islam membawa bencana bagi kehidupan mereka, bukan membawa kebaikan melainkan pembunuhan atas nama agama seperti nabi palsu Muhammad lakukan dengan pemaksaan pedang dan Quran untuk memperluaskan penjajahan Arab melalui agama islam.






Comment by Foto Penggerebekan Teroris di Solo oleh Densus 88.
[...] dan foto penggerebekan teroris di Solo oleh Densus 88 di rumah Heri Suranto ini menambah catatan penangkapan para pelaku teroris di Indonesia hingga tahun 2010.Sumber foto : [...]